Pengertian Menstruasi

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim yang terjadi karena luruhnya lapisan dinding rahim bagian dalam yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi. Menstruasi pasti akan terjadi pada semua wanita yang normal. Menstruasi juga sering disebut dengan haid. Menstruasi atau haid juga menjadi pertanda baligh bagi seorang wanita, dan juga sebagai tanda kalau seorang wanita sudah bisa hamil jika melakukan hubungan seksual.

Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi adalah jarak antara satu menstruasi ke menstruasi berikutnya. Siklus ini biasanya berlangsung kurang lebih 28 hari (antara 21-35 hari).

Lamanya Masa Menstruasi

Lamanya menstruasi bisa berbeda-beda, umumnya berkisar antara 3 sampai 10 hari. Tapi, rata-rata wanita mengalaminya selama 5-7 hari. Tetapi ada juga wanita yang mengalaminya selama 4 hari hingga 6 hari.

Berbagai gejala ketika menstruasi

Ketika wanita mengalami masa menstruasi banyak gejala yang dirasakannya seperti mood yang jelek. Dan juga rasa sakit perut serta kram menjelang atau pada saat menstruasi, ini merupakan akibat dari kontraksi otot perut ketika mengeluarkan darah dari dalam rahim. Sebagaimana kontraksi otot pada bagian tubuh yang lain, otot rahim yang telah bekerja sangat intens ini pun akan mengalami ketegangan (kram), dan kondisi ini menyebabkan nyeri.

Kelainan ketika menstruasi

Salah satu hal perlu kita ilmui seputar menstruasi atau haid ini adalah beberapa kelainan menstruasi yang perlu kita ketahui dan juga bagaimana menanggulanginya.

1. Menstruasi yang menyakitkan (dysmenorrhea)

Dysmenorrhea adalah kelainan saat menstruasi dengan rasa sakit pada tulang punggung bagian bawah atau kaki, kram perut, atau sakit pada tulang panggul. Menurut Ummu Azzam dalam bukunya La Tahzan untuk wanita hadi kelainan seperti ini juga dapat menunjukkan ketidaksuburan seorang wanita yang mengalaminya.

Dysmenorrhea terjadi oleh beberapa faktor diantaranya adalah naiknya kadar kimia alami di dalam tubuh saat ovulasi yang menyebabkan rasa sakit, kelainan reproduksi, endometriosis dan fibrioids. Untuk mengetahui apa penyebab pastinya tentu wanita yang mengalami kelainan ini sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa hal yang bisa dilakukan saat mengalami nyeri dan sakit pada kelainan ini adalah banyak minum air putih, pengompresan air hangat pada bagian perut  dan juga meminum rebusan temulawak dan jahe.

2. Menstruasi yang sangat hebat (menorrhagia)

Menorrhagia adalah kelainan dengan gejala wanita yang menderita kelainan ini akan mengalami menstruasi selama 7 hari bahkan lebih serta darah yang keluar terlalu banyak dan tidak tertampung lagi oleh pembalut. Kelainan ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adalah ketidakseimbangan hormon atau kelainan rahim.

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh menghadapi kelainan ini diantaranya adalah mengonsumsi banyak zat besi seperti daging yang tidak berlemak, sayuran hijau, sereal, oatmeal, kacang kedelai rebus, dan kacang-kacangan lainnya merupakan sumber zat besi yang baik.

3. Menstruasi tidak teratur (oligomenorrhea)

Oligomenorrhea adalah kelainan saat waktu menstruasi tidak dapat diprediksi kapan waktu datangnya. Tapi kelainan ini sering terjadi hanya saat-saat awal mengalami menstruasi serta saat akhir menstruasi menjelang menopause.

4. Tidak mengalami menstruasi (amenorrhea)

Amenorrhea adalah kelainan dimana seorang wanita tidak mengalami menstruasi untuk beberapa waktu tertentu. Kelainan ini bisa disebabkan oleh kehamilan, efek samping dari suatu penyakit, stress, terlalu capek.

Jika kelainan ini terus berlanjut dan bukan karena hamil maka perlu diwaspadai karena wanita yang tidak menstruasi tentu tidak berovulasi (tidak melepas sel telur setiap bulan. Jika tidak berovulasi, maka ia akan kesulitan hamil. Beberapa hal yang bisa dilakukan saat mengalami ini diantaranya adalah mengurasi aktivitas yang terlalu berat, menghindari diet serta memeriksakan diri pada dokter.

Setiap penyakit ada obatnya, begitulah pesan sang nabi pada kita semua. Begitu juga dengan kelainan-kelainan diatas yang mungkin saja diderita tentu juga ada penyembuhnya selama kita terus berdo’a, berikhtiar dan menyerahkan segalanya pada Allah SWT.