Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Saat ini saya merasa bingung sekali.. Sekitar 4 bulan yang lalu datang seorang laki-laki untuk ta’aruf dengan saya. Teman Bapak saya yang mencarikan jodoh, katanya laki-laki itu baik agamanya. Nah, yang saya bingung kan. Sampai saat ini dia tidak pernah datang ke rumah untuk melanjutkan atau tidak ta’aruf ini. Tapi dia sering inbok /chat. Dan katanya serius. Tapi serius kuq ga pernah datang kerumah ya?? Berapa lama proses ta’aruf seharusnya dilakukan? Karena saya merasa seperti digantung. Saat ini juga ada laki” lain yang ingin melamar saya. Saya menjaga jarak, karena laki-laki yang pertama masih menggantungkan jawabannya. Saya harus bagaimana? Terimaksih. Wassalamu’alaikum

-R

Jawaban :

Alaikumussalaam warahmatullah

sebenarnya tidak ada patokan khusus tentang berapa lama taaruf dilakukan. Jika info dan gambaran tentang calon pasangan dirasa sudah cukup memadai dan tidak ada kendala berarti, maka lamaran/khitbah dan akad sebaiknya disegerakan. Hal ini tentu dengan musyawarah 2 belah pihak.
Untuk kasus Mbak, pada dasarnya Mbak boleh saja berkenalan dengan laki-laki lain ketika sedang berkenalan dengan seseorang. Namun sebaiknya Mbak tanyakan dulu pada yang pertama, kapan mau datang. Tegaskan saja bahwa keseriusannya harus dibuktikan dengan datang ke rumah menemui kedua orangtua Mbak. Berikan batas waktu dan jika lewat dari itu, maka Mbak bisa “selesai” dengan dia dan mulai dengan yang lain.
Semoga Allah membimbing dan memudahkan ya
***
gambar dari http://www.elmhurstprimary.co.uk/ElmhurstCalendar

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Hawa Media dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

8 + 6 =